Contoh Format Surat Peringatan 2 (SP2)

Contoh Format Surat Peringatan SP2 – Setelah sebelumnya kita bahas tentang format surat teguran / surat peringatan tahap pertama (surat SP1), sekarang kini kami akan membahas tentang surat peringatan 2 (SP2). Surat peringatan ke-2 ini diberikan jika kesalahan/pelanggaran yang menjadi alasan terbitnya surat peringatan/teguran 1 (SP1) tidak kunjung diperbaiki/diselesaikan oleh karyawan yang bersangkutan sampai jangka waktu yang ditentukan di dalam surat teguran pertama (SP1).

Surat teguran 2 (SP2) ini bisa jadi menjadi teguran yang terakhir jika kebijakan perusahaan memakai sistem 3 kali surat peringatan. Jika perusahaan yang lebih ketat, surat peringatan SP2 ini sekaligus menjadi surat pemutusan hubungan kerja, atau sebagai dasar keluarnya surat PHK.

Bagaimana cara membuat surat peringatan/teguran tahap ke-2 ini? berikut contoh format surat SP2.

Contoh Format Surat Peringatan II (SP2)

——–KOP SURAT PERUSAHAAN——-

SURAT PERINGATAN II (SP2)
NO : ___/TN/HRD-SP2/XII/20XX

Sebagai tindak lanjut dari Surat Peringatan pertama (SP1), berikut adalah surat peringatan tahap ke-2 (SP2), dalam hal ini ditujukan kepada karyawan atas nama :

Nama : ___________
Jabatan : ___________

Surat peringatan ke-2 ini diberikan kepada Saudara atas dasar alasan sebagai berikut:

  1. Tidak adanya perbaikan / penyelesaian atas kesalahan dan pelanggaran yang Saudara lakukan sebagaimana tercantum pada Surat Peringatan pertama (SP1).
  2. Adanya pelanggaran baru yang Saudara lakukan yaitu tidak masuk tanpa keterangan apapun selama 5 hari kerja.

Surat Peringatan ke-2 ini adalah peringatan terakhir dari manajemen dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Jika tidak ada perbaikan dalam dalam 25 hari kerja, maka akan diterbitkan Surat Peringatan ke-3 sekaligus sebagai surat pemutusan hubungan kerja (PHK).
  2. Saudara akan dikenakan pemotongan gaji sebesar ….% dari gaji pokok sampai dengan SP2 dinyatakan tidak berlaku lagi.
  3. Saudara tidak mendapat tunjangan sampai dengan SP2 dinyatakan tidak berlaku lagi.
  4. Saudara tidak diperkenankan mengambil cuti (kecuali keadaan darurat) sampai dengan SP2 dinyatakan tidak berlaku lagi.
  5. Saudara tidak diperkenankan memakai kendaraan dinas sampai dengan SP2 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Demikian surat peringatan ke-2 (SP2) ini kami terbitkan sebagai teguran keras kepada Saudara. Kami berharap Saudara dapat segera melakukan perbaikan. Surat Peringatan ini akan ditinjau kembali apabila dikemudian hari ditemukan kekeliruan dalam penerbitannya.

 

Jakarta, XX Desember 20XX

PT Tanpa Nama Indonesia

–ttd–

Agus Kurniawan

Manajer Personalia

Itulah contoh format surat peringatan/teguran tahap ke-2 atau disebut SP2, isi dan materi yang ada didalamnya adalah rekayasa, silahkan anda lakukan penyesuaian sesuai keadaan, kondisi dan kebijakan personalia yang ada di perusahaan anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply