Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Contoh Format Surat Cuti Menikah

Contoh Format Surat Cuti Menikah – Bagi setiap pegawai tentu saja memiliki hak untuk cuti. Masing-masing perusahaan boleh memiliki kebijakan cuti yang berbeda-beda, namun pada intinya pekerja harus diberikan haknya untuk mengambil cuti.

Alasan untuk mengambil cuti bisa bermacam-macam, bisa urusan penting keluarga, melahirkan (bagi wanita), menikah dan sebagainya. Kali ini kita akan membahas bagaimana membuat surat cuti untuk alasan menikah. Menikah tentu butuh persiapan yang panjang dan menyita waktu, pada saat-saat mendekati hari-H maka kita akan semakin ditintut untuk fokus. Pada saat-saat seperti inilah pegawai harus segera menyusun rencana untuk mengambil libur cuti. Walaupun kebijakan perusahaan untuk pegawai yang menikah berbeda, pada intinya disini akan dibagikan contoh bagaimana membuat surat cuti ijin menikah.

Untuk membuat surat cuti menikah haruslah diperhitungkan waktu/tanggal yang akan diambil dengan teliti supaya bisa mendapat waktu yang benar-benar strategis, misalnya mengambil cuti di hari Kamis, Jumat, Senin, dengan begitu maka kita akan mendapat libur total 5 hari ( asumsi 5 hari kerja). Satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah tanggungan pekerjaan. Tanggungan pekerjaan perlu untuk diinformasikan, supaya kantor tahu pekerjaan apa saja yang kita tinggalkan selama cuti nikah.

Nah, berikut adalah contoh bagaimana membuat surat cuti karena alasan menikah.

Contoh Surat Cuti Alasan Menikah

Kepada Yth,
Bagian Personalia
Up: Bpk. Ridwan Rahman
Di Tempat

Perihal : Surat Ijin Cuti
Lampiran : 1 lembar

Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Gilang Irawan
Jabatan : Accounting Staff

Dengan hormat,

Dengan surat ini saya Syamsul Ismail (NIK: 001567110) bermaksud untuk mengajukan permohonan cuti berkaitan dengan persiapan dan pelaksanaan pernikahan saya yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 Mei 20XX (Sabtu dan Minggu).

Adapun masa cuti yang saya ajukan adalah 5 hari kerja dimulai pada hari Kamis 6 Mei 20XX sampai dengan Rabu 12 Mei 20XX. Bersama surat ini juga saya lampirkan tanggungan pekerjaan yang saya tinggalkan selama masa cuti.

Demikian surat ijin cuti ini saya buat. Atas perhatian dan pengertiannya saya sampaikan banyak terimakasih.

Jakarta, 3 Mei 20XX

Hormat saya,

—ttd—

Gilang Irawan

*************************

Lampiran Tangguhan Pekerjaa Selama Masa Cuti

1 Input data perpajakan bulan Mei
2 Rekapitulasi perhitungan pendapatan minggu I dan II bulan mei
3 Dokumentasi file-file jurnal voucher bulan April (sudah selesai 80%)

Itulah contoh bagaimana membuat surat cuti untuk menikah, semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan. Perlu diingat, selalu sinkronkan dengan kebijakan internal perusaan supaya surat cuti anda lebih tepat sasaran dan yang penting relevan dengan kebijakan kantor.